Minggu, 13 Agustus 2017

Etika Buang Air bag 1

1.Berdo'a sebelum memasuki tempat buang air

سمعت انسا يقول : كان النبي ص اذا دخل الخلاء : اللّهم اني اعوذ بك من الخبث والخبائث "
(Abdul aziz bin shuaib ) berkata, aku mendengar anas berkata, "Rasulullah saw. apabila memasuki tempat buang air beliau berdo'a "Allahumma inni a'udzubika minal khubutsi wal khoba itsi (Ya Allah ! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari syetan jantan dan syetan betina ). (HR. Bukhari )

2.Berdo'a Saat keluar tempat buang air (wc, toilet dsb )

simak hadits dari aisyah radiyallahu anha berikut:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَرَجَ مِنْ الْخَلَاءِ قَالَ غُفْرَانَك

َ"Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, apabilasudah keluar dari kamar kecil beliau membaca: Ghufraanaka (aku memohon ampunan-Mu) ." (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Irwa, no. 52)

3.larangan menghadap atau membelakangi kiblat saat buang air

hadits shahih dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إذا جلس أحدكم لحاجته فلا يستقبل القبلة ولا يستدبرها   (رواه أحمد ومسلم)“

Jika salah seorang diantara kamu duduk untuk buang hajat (Kencing atau buang air besar), maka jangan menghadap kiblat atau membelakanginya.” HR. Ahmad dan Muslim

catatan:dibeberapa riwayat lain diceritakan   bahwa rasulullh saw. pernah buang air menghadap atau membelakangi kiblat.Sehingga sebagian ulama membilehkan menghadap atau mbelakangi kiblat apabula keadaannya didalam ruangan.

Adapun jika anda hendak membangun toilet, usahakan untuk menghadap selain ke arah kiblat atau membelakanginya



0 comments:

Posting Komentar